Kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim

Pada hari Sabtu tanggal 30 Juni 2018 saya diajak oleh orangtua teman saya untuk pergi kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim yang berada di daerah Kelapa Gading. Pada kunjungan ke museum alkitab kali ini saya juga ditemani oleh adik saya yang kebetulan cukup tertarik dengan hal-hal terkait agama.

Kami berangkat dengan mobil pada pukul 8 pagi dari Cikarang dan sampai di Museum Alkitab pada pukul 11 siang. Ternyata bangunan museum Alkitab ini berada diantara rumah-rumah penduduk. Jadi kami harus melewati jalan-jalan yang cukup kecil.

Saat sampai disana tidak ada papan yang bertuliskan Museum Alkitab. Jadi kami semua agak ragu apa benar disana tempatnya. Namun setelah ditanyakan ke penduduk sekitar memang benar disitulah lokasinya.

Museum alkitab ini tidak seperti museum-museum lainnya yang cukup luas dan besar bangunannya melainkan hanya sebuah rumah bertingkat dua. Di dalamnya terdapat ruangan yang dikhususkan untuk menyimpan replika dan miniatur benda-benda yang terdapat di dalam Alkitab.

Halaman Depan Museum:

Di halaman museum ini terdapat bermacam-macam tanaman. Awalnya saya pikir itu hanya tanaman hias biasanya. Namun ketika saya membaca tulisan yang ada ternyata tanaman tersebut adalah tanaman-tanaman yang sering muncul dalam kisah di Alkitab.

Di halamannya terdapat pohon anggur, pohon sesawi dan ada juga pohon yang menjadi tempat Yudas gantung diri. Selain pepohonan, ada juga berbagai macam model tempat-tempat yang ada di Alkitab seperti gua dan sumur.

Seperti inilah tampilan dari halaman depan Museum Benda Alkitab Yerushalayim:

Kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim

Kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim

Kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim

 

Bagian dalam Museum Alkitab:

Beberapa saat setelah kami sampai disana, kami langsung disambut dan diarahkan menuju lantai dua. Saat itu sedang ada rombongan pengunjung sehingga keadaannya menjadi cukup ramai. Namun beberapa saat kemudian rombongan tersebut pun pulang sehingga hanya tersisa kami di tempat itu.

Ruangan museum ini tidak terlalu luas. Namun di dalamnya terdapat berbagai macam hal yang cukup menarik untuk dilihat. Gambar dibawah ini mungkin bisa memberikan bayangan tentang luas dari museum ini.

Kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim

Dari gambar diatas saja bisa dilihat walau museum ini tidak terlalu luas namun memiliki cukup banyak koleksi.

Saat kalian berkunjung ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim ini kalian akan dipandu oleh seorang yang bisa disebut sebagai ‘tour guide‘ yang akan menjelaskan tentang koleksi disana. Tour guidenya cukup informatif dalam menjelaskan. Jadi kalian tidak perlu khawatir walau tidak terlalu mengerti terkait dengan agama.

Saya akan memberikan contoh miniatur yang ada di museum ini.

Pasti kalian semua pernah mendengar kisah Nabi Nuh yang membuat bahtera bukan? Di museum ini kalian bisa melihat bagaimana bentuk dari bahtera milik Nabi Nuh. Hal yang keren dari miniatur ini adalah semua bagiannya dibuat dengan acuan ukuran di Alkitab dan dibuat berdasarkan skala yang jelas.

Berikut tampilan dari bahtera milik Nabi Nuh:

Kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim

Kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim

Kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim

 

Bagaimana menurut kalian?

Kami berkeliling sekitar satu setengah jam di museum ini. Walau cukup lama, namun saya merasa waktu berjalan sangat cepat. Hal tersebut mungkin karena banyak benda-benda yang menarik dan penjelasan yang cukup detil sehingga saya tidak mudah merasa bosan.

Saya merasa tertarik saat melihat miniatur dan benda-benda yang berhubungan dengan sengsara dan penyaliban Yesus. Hanya dengan melihat benda-benda tersebut saya bisa lebih mudah membayangkan apa yang terjadi kala itu. Saya bisa melihat miniatur makan Yesus, paku yang digunakan dalam prosesi penyaliban Yesus, mahkota duri, dan papan tulisan yang berada di atas salib Yesus.

Berikut foto-foto benda yang berhubungan dengan kisah sengsara Yesus:

Kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim

Kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim

Kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim

Kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim

 

Saya  mendapatkan banyak pengalaman berharga dari kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim ini. Semenjak berkunjung ke museum ini saya memiliki gambaran terkait benda yang tertulis di Alkitab. Saya pun menjadi lebih mudah membayangkan cerita-cerita yang ada di alkitab.

Selain mendapatkan banyak pengetahuan baru, kalian juga bisa membeli souvenir unik di museum ini. Di dalam museum ini terdapat toko souvenir yang menjual berbagai macam barang seperti baju, magnet kulkas, buku-buku dan masih banyak hal unik lainnya yang bisa menjadi kenang-kenangan untuk kalian bawa pulang.

Akhir Kata:

Jadi bagi kalian yang masih ragu untuk melakukan kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim, ada baiknya langsung memantapkan hati untuk pergi kesini. Pastinya kalian akan mendapatkan banyak informasi baru disini.

Kalau ada yang bertanya kepada saya berapa harga tiket masuknya, jawabannya adalah GRATIS…

Museum Benda Alkitab Yerushalayim tidak mematok harga tiket masuk. Jadi kalian bisa memberi uang seikhlasnya. Kalaupun tidak memberi sumbangan pun tidak apa-apa.

Semoga cerita pengalaman saya ini bisa memberikan gambaran terkait kunjungan ke Museum Benda Alkitab Yerushalayim.

Terima kasih

Bagikan cerita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *