Pengalaman Ikut Sekolah Pasar Modal (SPM)

Mungkin beberapa dari kalian masih asing dengan Sekolah Pasar Modal (SPM). Oleh karena itu saya akan membagikan pengalaman ikut Sekolah Pasar Modal yang pernah saya ikuti. Di dalam artikel kali ini saya juga akan memberikan panduan bagi anda yang ingin mengikuti Sekolah Pasar Modal. Semoga sharing terkait tentang pengalaman ikut sekolah pasar modal ini bisa membantu anda.

Apa itu Sekolah Pasar Modal?

Pertama saya akan menjelaskan secara singkat apa itu Sekolah Pasar Modal. Sekolah pasar modal adalah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia untuk mengajak seluruh golongan masyarakat untuk berani terjun ke pasar modal.

Melalui SPM kita akan diajak untuk menjadi investor pasar modal. Menjadi Investor pasar modal tidaklah sesulit yang kalian bayangkan selama ini. Saya juga awalnya mengira ini akan menjadi hal yang sulit dan merepotkan. Namun ternyata sama sekali tidak.

Jadi intinya dengan mengikuti SPM kita akan mampu melakukan transaksi jual beli saham. Keren kan pastinya kalau sudah bisa melakukan jual beli saham dan menjadi Investor di pasar modal.

Pengalaman Ikut Sekolah Pasar Modal (SPM)

Sekarang saya akan mulai membagikan pengalaman ikut sekolah pasar modal yang saya alami dari awal pendaftaran hingga saya memiliki rekening saham. Semua yang saya tuliskan disini adalah murni kejadian yang saya alami tanpa adanya unsur penambahan yang disengaja.

Motivasi:

Kenapa kok saya bisa mau ikut Sekolah Pasar Modal? Jadi ceritanya orang tua saya (Ayah Saya) beberapa kali menyuruh saya untuk mencoba berinvestasi saham. Awalnya saya juga bingung bagaimana caranya dan bagaimana Ia bisa kepikiran untuk menyuruh saya mencoba berinvestasi saham sedangkan Ia sendiri bukanlah investor saham.

Saya selalu dididik untuk mencari tahu semuanya sendiri dan mencobanya sendiri. Otomatis pada kali ini saya pun mencari tau bagaimana cara untuk memulai berinvestasi saham melalui internet. Bertemula saya pertama kali dengan kata ‘Sekolah Pasar Modal’ disitu saya mulai membaca-baca tentang program tersebut.

Saya menjadi makin tertarik karena disana saya membaca akan dibuatkan rekening saham juga dan mendapatkan makan siang gratis (maklum saya anak kost hehehe). Disitu saya memutuskan untuk mencoba mendaftarkan diri saya untuk mengikuti Sekolah Pasar Modal.

Saya sempat mengajak orangtua saya untuk ikut. Namun mereka tidak mau dan berkata saya sendiri lah yang harus mencobanya. Mereka percaya bahwa saya mampu dan mereka mendukung saya dengan memberikan modal Rp 100 rb yang nantinya akan menjadi modal awal investasi saya.

Keraguan saya mendaftar SPM muncul ketika pada saat itu saya sadar bahwa saya belumlah memiliki E-KTP. Saya baru saja tiga bulan yang lalu berulang tahun dan baru saja beberapa minggu melakukan foto untuk mendapatkan E-KTP. Oleh karena itu saya baru mendapatkan resi pengajuan E-KTP yang sebenarnya sudah bisa dianggap sebagai KTP resmi.

Namun saya memberanikan diri menanyakan kepada contact person SPM terkait hal tersebut. Mereka bilang saya tetap bisa mendaftarkan diri mengikuti SPM. Disitu saya merasa yakin untuk mengikuti SPM.

Pendaftaran:

Pendaftaran Sekolah Pasar Modal dilakukan secara online. Pendaftaran bisa dilakukan dengan mengunjungi website Sekolah Pasar Modal. Pendaftaran secara online ini tidaklah menyulitkan.

Pertama-tama kita diwajibkan memilih program Sekolah Pasar Modal. Ada dua Program yaitu:

Program SPM:

  • SPM Reguler
  • SPM Syariah

Pada saat itu saya memilih program SPM Reguler. Sebenarnya tidak ada perbedaan yang terlalu mencolok antara SPM reguler dengan SPM syariah. Intinya sama-sama diperkenalkan dengan pasar modal hanya berbeda pandangan saja.

Level SPM:

Setelah memilih Program SPM maka kita diwajibkan juga memilih level. Seperti game saja ya ada level-levelnya hehehe. Di dalam program SPM ada dua level, yaitu level 1 dan level 2.

SPM level 1 ditujukan untuk masyarakat umum yang belum menjadi investor saham. Untuk mengikuti level 1 ini kalian diwajibkan untuk membayar sebesar 100 ribu rupiah. Namun tenang saja, uang tersebut tidak akan hilang melainkan akan dikonversi menjadi modal rekening saham anda nantinya.

Pada level 1 ini kalian akan dijelaskan secara umum tentang gambaran dari pasar modal, cara berinvestasi saham dll terkait dengan gambaran umum pasar modal Indonesia. Materi yang disajikan pada level 1 ini terbilang cukup ringan dan menyenangkan. Nantinya kalian akan disajikan beberapa grafik dan data terkait kelebihan saham dibandingkan investasi lainnya. Untuk lebih detilnya akan saya ceritakan nanti.

Berlanjut ke SPM Level 2 yang ditujukan bagi anda yang telah menjadi investor saham. Level ini lebih seperti workshop untuk mempelajari lebih dalam terkait analisis saham. Kalian akan diajarkan cara menentukan saham yang baik dengan melakukan analisis fundamental dan teknikal. Nanti akan saya jelaskan lebih lanjut apa yang akan dibahas.

Selanjutkan kalian akan menentukan kota tempat akan dilakukannya SPM. Setelah menentukan kota akan muncul beberapa pilihan hari yang bisa dipilih. Pilihlah jadwal yang sesuai dengan kalian.

Setelah memilih kalian akan diwajibkan untuk mengisi data-data tentang diri kalian. Kalian juga diwajibkan untuk meng-upload hasil scan KTP kalian.

Setelah itu kalian akan diwajibkan untuk mentransfer uang 100rb itu ke virtual account Ticmi. Setelah itu kalian hanya perlu menunggu proses verifikasi.

Tidak ada yang spesial dari pengalaman mendaftar SPM. Saya mendaftar SPM Reguler untuk level 1 dan 2 bertempat di Busa Efek Jakarta pada hari Kamis, 4 Januari 2018.

Mari melanjutkan cerita pengalaman ikut sekolah pasar modal ke hari-H SPM.

Hari-H Mengikuti SPM

Pada hari Kamis, 4 Januari 2018 saya bersiap-siap untuk pergi ke Bursa Efek Jakarta menaiki shuttle Bus yang bertujuan Blok M dari halte CityWalk Lippo Cikarang. Dikarenakan diwajibkan untuk hadir pada pukul 8 pagi maka saya berangkat sekitar pukul 5-an dari rumah saya.

Perjalanan ke lokasi berjalan lancar sehingga dalam waktu kurang lebih satu jam saya sudah sampai ke Bursa Efek Jakarta yang berlokasi di depan Pasific Place. Awalnya saya mencari-cari pintu masuknya. Saya pikir saya bisa masuk lewat depan yang ada patung bantengnya. Namun ternyata pintu masuknya ada persis di seberang pintu masuk Mall Pasific Place.

Ketika saya masuk saya langsung ditanyakan tujuan saya untuk apa datang ke sana. Saya menjawab akan mengikuti Sekolah Pasar Modal. Petugas keamanan meminta ID card saya lalu saya memberikan resi KTP saya namun petugas kembali bertanya apa saya sudah memiliki SIM. Petugas tersebut seperti enggan menerima resi KTP saya, mungkin karena repot menyimpannya.

Akhirnya saya pun bisa masuk ke gedung BEJ. Saya pun bertanya ke petugas yang ada di lantai 2 terkait tempat pelaksanaan SPM lalu ia menunjukan lokasinya dengan tangannya disertai sedikit colotehan “Gak kepagian kami dek datang jam segini, kan baru mulai jam 10.” Padahal jelas tertulis di E-Mail bahwa peserta diharap datang pada pukul 8 untuk melakukan registrasi ulang dan pengisian form Rekening Dana Nasabah (RDN).

Disitu saya merasa sedikit kesal dengan jawaban dari petugas tersebut. Namun saya tetap menjawabnya dengan sopan. Mungkin karena saya masih muda dan dianggap kurang penting hehehe. Inilah bagian dari perjuangan mengikuti SPM.

Saya menunggu disana sekitar 2 jam karena ada sedikit keterlambatan untuk mulainya acara. Sambil menunggu saya keliling-keliling untuk melihat. Berikut foto yang bisa saya ambil:

Foto sebelum masuk:

Pengalaman Ikut Sekolah Pasar Modal (SPM)

Pengalaman Ikut Sekolah Pasar Modal (SPM)

SPM Level 1:

Setelah menunggu cukup lama akhirnya saya diperbolehkan masuk dan diarahkan untuk melakukan registrasi ulang. Sekuritas yang sedang menjadi mitra SPM kali ini adalah Pasific2000.

Setelah melakukan registrasi ulang saya pun menunggu sekitar 30 menitan. Setelah hampir semua peserta hadir kami diwajibkan mengisi berkas-berkas untuk membuka Rekening Dana Investor di Bank BCA.

Ada semacam sesi pembuka yang dibawakan oleh pihak sekuritas. Pada saat itu ditanya apa masih ada yang kuliah, lalu beberapa orang mengangkat tangan. Lalu perwakilan dari sekuritas itu bertanya lagi apa masih ada yang bersekolah dan hanya saya sendiri yang mengangkat tangan. Saya langsung menjadi pusat perhatian dan ditanya sekolah dimana lalu saya menjawab di SMA Kanisius. Sontak orang tersebut langsung mengeluarkan kata “Sekolah calon menteri tuh” saya hanya tersenyum. Disitu saya menjadi peserta paling muda namun tidak menghentikan langkah saya untuk terus mengetahui lebih dalam terkait pasar modal.

Setelah sesi pembukaan kami pun langsung disajikan presentasi dari pihak TICMI terkait dengan gambaran umum pasar modal, apa itu saham, dll.

Setelah sesi penjelasan dari TICMI yang menjelaskan tentang gambaran umum dari pasar modal dilanjutkan dengan penjelasan KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) terkait lembaga penjamin uang para investor. Selanjutnya ada juga penjelasan dari pihak BCA sebagai bank yang nantinya RDN kita akan dibuat.

Semuanya hanya penjelasan dasar-dasarnya saja. Tidak seru kalau saya menjelaskan semuanya disini. Namun saya hanya akan membagikan beberapa hal seru terkait dengan penjelasan oleh KSEI.

Pada saat perwakilan dari KSEI telah memaparkan materinya ternyata disediakan beberapa hadiah bagi yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan. Hadiahnya adalah beberapa boneka dengan tulisan KSEI. Saya cukup tertarik melihatnya, memang cocok untuk menjadi kenang-kenangan dari SPM kali ini. Namun sayang saya kurang cepat menjawab pertanyaannya sehingga tidak mendapatkan boneka tersebut.

Sesi selanjutnya adalah sesi istirahat. Kami semua diberikan makanan berupa ayam panggang dan nasi beserta tahu dan tempe goreng. Rasa dari makanannya juga cukup enak dan yang terpenting adalah GRATIS hehehe. Saya makan agak cepat supaya bisa berkeliling karena pada saat pagi tadi datang saya melihat ada toko souvenir namun masih tutup. Oleh karena itu saya berniat untuk datang kesana.

Saya mendatangi toko souvenirnya dan ada beberapa souvenir kecil yang bisa dibeli seperti pin, sticker, magnet kulkas, notes dan beberapa souvenir kecil lainnya. Disana juga menjual baju, topi dan buku yang semuanya bertemakan IDX dan Gerakan Yuk Nabung Saham. Pengalaman ikut sekolah pasar modal tidak lengkap tanpa membeli souvenir hehehe.

Setelah membeli beberapa souvenir kecil saya pun berkeliling gedung BEJ lagi. Ternyata gedung ini tidak seperti kantor biasa. Di dalamnya terdapat beberapa restoran, minimarket, ATM, dan yang membuat saya paling terkejut adalah gedung ini memiliki terowongan langsung yang menuju ke Pasific Place. Pastinya sangat membuat para karyawan yang bekerja disini nyaman.

Berikut beberapa foto yang sempat saya dokumentasikan saat berkeliling di waktu istirahat:

Foto Saat Istirahat:

Pengalaman Ikut Sekolah Pasar Modal (SPM)

SPM Level 2:

Setelah beristirahat langsung sesi dilanjutkan dengan SPM Level 2. Penjelasannya langsung diberikan oleh pemilik dari Sekuritas Pasific2000. Orangnya cukup menyenangkan dan bisa memecah suasana. Ia menjelaskan terkait dengan dasar-dasar dari analisis teknikal dan fundamental.

Semua peserta diajak untuk membaca grafik harga saham. Melihat secara langsung bagaimana cara menentukan posisi beli yang baik dan dijelaskan juga terkait dengan cara memilih saham berfundamental baik.

Setelah itu ada penjelasan dari karyawan sekuritas terkait cara penggunaan aplikasi online trading. Baru beberapa orang yang akun nya sudah diaktifkan dan sisanya belum termasuk saya. Saya belajar menggunakan akun trial untuk melakukan jual beli saham.

Setelah diajarkan cara untuk memberikan ada hal yang sangat seru. Ada pertanyaa namun hadiahnya bukanlah boneka melainkan uang yang nantinya akan langsung dimasukan ke dalam akun rekening saham kita masing-masing.

Saya pun berhasil menjawab pertanyaan dan saya berhak mendapatkan bonus sebesar Rp 200 rb, lumayan besar kan hehehe. Jd di akun saham saya akan ada Rp 300 rb.

Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 16.00. Sudah berakhirlah Sekolah Pasar Modal kali ini. Pengalaman ikut sekolah pasar modal kali ini akan selalu menjadi hal yang menarik bagi saya. Akun RDN saya jadi sekitar seminggu setelah mengikuti SPM. Memang agak terlambat tapi biasanya bisa langsung jadi hari itu juga.

Selain mendapatkan makan gratis kalian juga akan mendapatkan E-Certificate yang bisa kalian cetak sendiri. Sertifikatnya seperti dibawah ini:

Sertifikat:

Pengalaman Ikut Sekolah Pasar Modal (SPM)

Bagi kalian yang masih muda jangan takut untuk mencoba hal-hal baru yang positif. Kembangkan diri kalian selama masih muda. Pengalaman Ikut sekolah pasar modal juga merupakan suatu pengembangan diri menurut saya, terlebih saya sudah menjadi peserta SPM termuda pada SPM saya waktu itu.

Semoga sharing saya kali ini dapat memberikan manfaat bagi kalian yang mencari informasi terkait dengan sekolah pasar modal. Sekian pengalaman ikut sekolah pasar modal yang bisa saya bagikan.

Bagikan cerita ini:

22 Comments

  1. Halo Albertus,

    Perkenalkan saya Rifka. Terima kasih sudah share pengalamannya saat ikut SPM. Saya rencana ikut SPM juga pertengahan Januari 2019 nanti.

    Saya ingin tanya, saat mentransfer uang Rp.100.000 itu apa masuk ke virtual account? Apakah boleh diproses saat hari H? Saya agak terkendala dengan VA yang diberikan pihak SPM. VA-nya seolah tidak relevan. Seolah sudah habis masa berlaku.

    Saya akan sangat menghargai jika Albertus bisa berbagi pengalaman soal hal ini.

    Salam,
    Rifka

    1. Terima kasih telah mengirimkan komentar…
      Berdasarkan pengalaman saya, pada saat mengirimkan uang dari ATM BCA menuju Virtual Account atas nama PT Indonesia Capital Market Electronic Library tidak ada masalah, dan setau saya harus ditransfer H-2 acara atau dianggap mengundurkan diri.

      Mungkin bisa di cek lagi nomor VA yang diberikan melalui email, dipastikan jangan ada angka yang salah atau terlewat 🙂

      Bila masih terkendala, mungkin bisa langsung ditanyakan kepada email sekolah pasar modal di:
      sekolahpasarmodal@ticmi.co.id

      Semoga membantu…

  2. Halo Albertus,
    Perkenalkan saya Bagus, terimakasih ya sudah sharing pengalamanya. Saya mau tanya untuk pembayaran yang 100rb itu apa bayar di tempat atau di transfer lewat no rekening BEI? Pertanyaan kedua, ketika saya menerima email di sana tertulis no rekening : 100.000 yang saya tanyakan apakah no.rek 100.000 itu merupakan no.rek BEI? soalnya dalam email tidak tertera no rek sama sekali dan saya sudah menanyakan lewat email hal itu dan belum ada balasan.
    Saya akan sangat menghargai jika berkenan membagikan pengalamanya, semoga Albertus sukses selalu
    Terimakasi

    1. Terima kasih telah membaca tulisan saya.
      Berdasarkan pengalaman saya, uang 100rb itu dibayarkan via virtual account atas nama PT Indonesia Capital Market Electronic Library dan harus ditransfer maksimal H-2, jadi tidak bisa bayar di tempat.

      Seharusnya dikirimkan email dari pihak Sekolah Pasar Modal mengenai rekening pembayaran, mungkin bisa di cek lagi emailnya… Bila email belum dibalas mungkin bisa langsung menelfon pihak yang berkaitan.
      Semoga membantu

  3. Maaf saya mau tanya virtual account itu apa bro? Apakah jika sudah ada modal awal untuk beli saham di SPM rp 100 ribu itu untuk virtual acount (akun percobaan) berarti bukan akun pribadi kita untuk transaksi saham saat kita udah mengerti. Mohon penjelasanya ya bro albertus hehe, soalnya rencana saya juga mau ikut Sekolah Pasar Modal di daerah medan

    1. Konsep dari virtual account sebenarnya sama dengan transfer bank biasa, jd cukup masukin nomor VA nya lalu transfer saja… Jadi virtual account bukanlah akun percobaan / virtual trading, beda itu hehehe. VA hanya sarana transfer uang saja.

      Jadi setelah mentransfer uang 100rb ke VA Ticmi maka uang tersebut akan menjadi modal untuk investasi saham, namun uang tersebut tidak disimpan di virtual account, tapi disimpan di Rekening Dana Nasabah (RDN) atas nama anda sendiri. Setelah RDN ini jadi maka anda bisa langsung transaksi jual beli saham, dan pastinya ini real ya, bukan virtual trading hehehe.

      Pastinya nanti kalau udah ikut SPM menjadi lebih mengerti, karena disana juga akan dijelaskan dari dasar” nya, sehingga orang awam pun bisa mengerti tentang investasi saham, jadi tidak perlu khawatir… Terima kasih sudah berkomentar, bila ada pertanyaan lagi bisa langsung menghubungi saya.

    1. Terima kasih…
      Sekarang saya sedang terus mempelajari kaidah Value Investing dan didukung oleh ilmu yang saya dapat sampai dengan saat ini portofolio saham saya masih hijau dan terus bertumbuh…
      Kalau anda tertarik untuk investasi saham bisa langsung ikut SPM dan disana akan dijelaskan cara memilih perusahaan yang berfundamental bagus, jadi jangan takut rugi kalau berinvestasi saham, karena rugi adalah pembelajaran dalam berinvestasi saham. Jadi jangan memiliki mindset ingin mendapatkan uang cepat kalau baru mulai berinvestasi, mungkin segitu saja saran dari saya hehehe, terima kasih telah membaca…

  4. Halo Albertus. Salam kenal.
    Artikelnya membantu sekali untuk saya berniat mengikuti SPM tgl 30 April ini. Saya tertarik investasi saham karena saya sadar investasi itu penting, dan saya ingin mulai dengan menjadi investor saham.
    Semoga sukses.

    1. Terima kasih atas feedbacknya hehehe, semoga bisa terus belajar mengenai investasi saham dan dapat memetik hasilnya dikemudian hari hehehe.

  5. Salam sukses selalu bang albertus,saya ingin bertnya setelah mengikuti spm online apa kelanjutan selanjutnya saya sudah menomton video online semua spm dan kapan akan menerima rdn,thaks

    1. Kalau untuk SPM online saya juga kurang paham karena saya sendiri ikut SPM tatap muka. Bila setelah menunggu cukup lama belum juga menerima RDN mungkin bisa menghubungi pihak terkait, terima kasih.

  6. Terimakasih Albertus, salam kenal sebelumnya. ingin bertanya, apakah untuk membuka rekening dana investor di bank BCA saya harus terlebih dahulu membuka rekening di BCA ? terimakasih.

    1. RDI BCA tidak memerlukan rekening pribadi BCA juga. Namun untuk menghindari adanya biaya transfer antar bank saat melakukan deposit ada baiknya memilih akun RDI di bank sesuai dengan rekening pribadi anda masing-masing. Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *